Semarang | Sebanyak 1016 Wisudawan mengukuti prosesi Wisuda ke 38 Periode Oktober 2022 Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus). Upacara dipimpin oleh ketua senat sekaligus Rektor (Prof. Dr. masrukhi, M.Pd) dengan didampingi oleh para Wakil Rektor, Dekan dan anggota senat yang lainnya di lingkungan Unimus. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa (25/10/2022) bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) dengan dipisah menjadi Dua (2) Sesi yakni sesi Pagi dan Sesi Siang. Dilaporkan dalam rapat terbuka senat bahwa jumlah lulusan Universitas Muhammadiyah Semarang yang diwisuda sebanyak  1016 orang, terdiri dari  48 lulusan Profesi (dokter, dokter gigi dan profesi Ners), 597 lulusan program Sarjana, 23 lulusan program Pascasarjana, 132 diploma 4 dan 216 lulusan Diploma 3.

Diantara 1016 wisudawan ada 10 wisudawan dari 10 program studi yang berprestasi dengan indeks prestasi paling tinggi pada program studinya sehingga mereka terpilih sebagai wisudawan terbaik. Adapun lulusan terbaik setiap program studi sesuai Keputusan Rektor nomor: 050/UNIMUS/SK.EP/2022 yakni S2 Ilmu Laboratorium Klinis “Sumiyati dengan IPK” (3,94), S1 Statistika “Arini Rizky Wahyuningtyas” (3,89), S1 Pendidikan Matematika “Silvi Yasmine Faradilla” dengan IPK (3,94), S1 Pendidikan Kimia “Devi Purbasari Ubaidillah” dengan IPK (3,93), S1 Manajemen “Febri Aulia Artha” dengan IPK (3,83), S1 Akuntansi “Sendifisda Faturochmah” dengan IPK (3,86), S1 Ilmu Keperawatan “Inayatul Fahmi” dengan IPK (3,73), Kedokteran “Jasmin Athaya Hayuning Putri” dengan IPK (3,92), S1 Kedokteran Gigi ” Sania Astantia Sekar Handayani” dengan IPK (3,85) dan D3 Keperawatan “Afika Firda Ananda” dengan IPK (3,53) yang kemudian dilanjutkan pada sesi kedua Lulusan terbaik yakni S1 Kesehatan Masyarakat “Zyndi Ningtyasari” dengan IPK (3,77), S1 Teknik Mesin “Aji Fahrurrozi” dengan IPK (3,64), S1 Teknik Elektro “Hermanda Afrizal Lisna Gifhari” denan IPK (3,63), S1 Ilmu Gizi “Fairuz Odhiva Ekafiana” dengan IPK (3,91), S1 Teknologi Pangan “Alya Gega Widiasmara” IPK (3,90), D4 Analis Kesehatan “Dinda Amaliatul Khasanah” IPK (3,92), D3 Gizi “Rahayu Setiyo Rini” IPK (3,93), Analis Kesehatan “Novayanti Nursavitry” IPK (3,97), dan D3 Kebidanan “Alfina Aprilia Riafisari dengan IPK (3,77).

 

 

Rerata Indeks Prestasi Komulatif (IPK) lulusan program Magister, Profesi, Sarjana, diploma 4 dan diploma 3 berturut-turut adalah 3.79, 3.74, 3.49, 3.56 dan 3.45. Data ini menunjukkan bahwa selama proses pendidikan, mahasiswa dapat menyerap dan menguasai materi pembelajaran, dapat mencapai kompetensi dengan baik serta dalam proses pendidikan dapat berjalan lancar dan efektif seiring dengan perjalanan waktu. Performa ini terjadi pada semua program studi dan jenjang pendidikan serta relevan dengan 100% program studi yang telah terakreditasi. Sehingga dengan bertambahnya jumlah lulusan tersebut maka sampai dengan saat ini Universitas Muhammadiyah Semarang telah meluluskan sebanyak 17205 orang.

 

Sementara itu dalam sambutanya rektor menyampaikan bahwa “kita bersyukur hari ini 25/10/2022 Unimus mewisuda sebanyak 1016 Wisudawan yang terdiri dari Program Magister, Sarjana, Profesi dan Diploma”. Sejak 3 tahun lalu memang wisuda yang dilaksanakan di Unimus dilaksanakan setahun 3 kali hal tersebut dikarenakan memang semakin banyak yang diwisuda Unimus serta kapasita dan kegiatan wisuda dilaksnaakan dikampus.

 

Selain itu Rektor juga menyampaikan bahwa “kita bersyukur bahwa kepercayaan masyarakat kepada Unimus selalu terjadi peningkatan yang signifikan, karna ditahun 2022-2023 Maba Unimus mencapai 3850, jadi ini menjadi indikator bahwa kepercayaan masyarakat terhadap Unimus terjadi peningkatan secara siginifikan. Di tahun perkuliahan 2022/2023 Unimus tambah 5 Program Studi baru diantaranya yakni S1 Agri bisnis, S1 Ilmu Keolahragaa, Rekayasa Sipil, S1 Arsitektur, dan S1 Sains Data, sehingga menambah jumlah Program Studi yang ada di Unimus menjadi 33 Pogram Studi, dan masih menunggu 5 Pogram Studi lain yang masih berproses yakni S2 Manajemen, S2 Teknik Mesin, S2 Kesehatan Masyarakat, S1 Teknologi Informasi, dan Pendidikan Profesi Guru.